IQPlus, (24/2) - Presiden Prabowo Subianto menyaksikan langsung prosesi penandatanganan perjanjian kerangka kerja antara Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) dengan Arm Limited di London, Inggris, Senin (23/2) waktu setempat, yang tujuannya untuk membangun dan memperkuat industri semikonduktor nasional.
Dalam rangkaian acara, Danantara diwakili oleh CEO Danantara, yang juga Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Perkasa Roeslani.
Beberapa menteri seperti Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya turut menyaksikan prosesi penandatanganan perjanjian kerangka kerja Danantara-Arm mendampingi Presiden Prabowo.
Menko Bidang Perekonomian Airlangga, selepas acara, menjelaskan kemitraan tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo yang menghendaki adanya kemandirian dalam penguasaan teknologi nasional, karenaitu melengkapi agenda besar pemerintah membangun ketahanan pangan dan ketahanan energi nasional.
"Ini yang leapfrog (menjadi lompatan, red.) untuk di digital ekosistem," kata Airlangga Hartarto sebagaimana dikutip dari siaran resmi Sekretariat Presiden yang dikonfirmasi, Selasa dini hari. (end/ant)
PRABOWO SAKSIKAN PERJANJIAN DANANTARA-ARM UNTUK INDUSTRI SEMIKONDUKTOR
24 Feb 2026


