IQPlus, (21/4) - PEFINDO menetapkan peringkat idA- dengan prospek stabil kepada PT Wulandari Bangun Laksana Tbk (BSBK). Peringkat tersebut mencerminkan proporsi pendapatan berulang BSBK yang kuat, margin laba yang menguntungkan, dan kualitas aset yang baik. Namun, peringkat tersebut dibatasi oleh cakupan arus kas yang moderat, sensitivitas terhadap perubahan kondisi makroekonomi, dan risiko konsentrasi proyek.
Peringkat dapat dinaikkan jika BSBK secara signifikan memperkuat posisinya dengan memperluas portofolio asetnya, meningkatkan kualitas portofolio, dan berhasil secara konsisten mencapai pendapatan yang ditargetkan dari segmen bisnis berulang maupun tidak berulang, sambil memperbaiki perlindungan arus kas secara berkelanjutan.
Peringkat dapat diturunkan jika kinerja aset dari properti investasi Perusahaan memburuk, yang disebabkan oleh penurunan signifikan dalam tingkat okupansi dan tarif sewa rata-rata, atau jika Perusahaan mengambil lebih banyak utang dari yang diproyeksikan tanpadiimbangi oleh prospek bisnis yang lebih kuat.
Didirikan pada tahun 2005, BSBK bergerak dalam pengembangan dan manajemen properti, dengan fokus utama pada properti investasi. Proyek andalan Perusahaan adalah Balikpapan Superblock, yang terdiri dari dua mal, empat hotel, dan area komersial. BSBK juga memiliki pengalaman dalam mengembangkan proyek hunian, termasuk empat apartemen. Per 31 Desember 2025, pemegang saham Perusahaan adalah Christopher Sumasto Tjia (39,85%), Clarissa Ady Sumasto Tjia (39,85%), Glory Venture Capital Ltd (5,23%), dan publik (15,07%). (end)
PEFINDO TETAPKAN PERINGKAT idA- KEPADA WULANDARI BANGUN LAKSANA
21 Apr 2026


