IQPlus, (28/7) - Pemerintah Provinsi Bengkulu bersama Telkom Indonesia membekali generasi muda dengan literasi Artificial Intelligence (AI) sebagai upaya mencegah penyalahgunaan teknologi untuk kejahatan di ruang digital.
"Kami berharap para pemuda Bengkulu dapat memahami sekaligus memanfaatkan teknologi Artificial Intelligence secara bijak, kreatif, dan bertanggung jawab sehingga memberikan manfaat bagi diri sendiri maupun masyarakat," kata Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Bengkulu Khairil Anwar di Bengkulu, Senin.
Khairil Anwar mengatakan perkembangan teknologi AI perlu diimbangi dengan literasi digital yang baik. Generasi muda perlu memiliki kemampuan untuk mengenali dan membedakan karya yang dihasilkan manusia dengan karya yang dibuat menggunakan AI.
Menurut dia kemampuan tersebut penting seiring dengan semakin berkembangnya penggunaan teknologi AI dalam kehidupan sehari-hari. Teknologi AI juga dapat disalahgunakan untuk berbagai bentuk kejahatandi media sosial sehingga generasi muda perlu memahami cara memahami, mengetahui, serta memanfaatkannya secara bijak dan bertanggung jawab.
Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Provinsi Bengkulu Nelly Alesa mengatakan kegiatan tersebut dibuat berupa workshop dengan tujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam memanfaatkan AI secara optimal.
"Pemanfaatan AI yang tepat tidak hanya meningkatkan kemampuan individu, tetapi juga berpotensi memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi digital di Provinsi Bengkulu," ucap Nelly Alesa. (end/ant)
TELKOM-PEMPROV BENGKULU CEGAH KEJAHATAN AI LEWAT LITERASI PEMUDA
28 Jul 2026


