IQPlus (30/4) - PT Adhi Karya Tbk (ADHI) meraih pendapatan Rp1,66 triliun hingga 31 Maret 2026 turun tipis dari Rp1,68 triliun di periode yang sama tahun sebelumnya. Namun menurut laporan keuangan perseroan Kamis, beban pokok pendapatan turun lebih dalam menjadi Rp1,11 triliun dari Rp1,42 triliun membuat laba bruto naik menjadi Rp553,02 miliar dari laba bruto Rp255,15 miliar. Beban usaha naik menjadi Rp196,08 miliar dari Rp186,855 miliar dan laba usaha diraih Rp356,93 miliar naik dari Rp68,30 miliar. Laba sebelum pajak diraih sebesar Rp158,91 miliar naik tajam dari laba sebelum pajak Rp9,25 miliar. Laba yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk naik tajam menjadi Rp154,14 miliar dari laba Rp316,59 juta tahun sebelumnya. Laba per saham tercatat Rp18,33 naik tajam dari Rp0,04 tahun sebelumnya. Jumlah liabilitas turun menjadi Rp24,64 triliun hingga 31 Maret 2026 dari Rp25,49 triliun hingga 31 Desember 2025. Jumlah aset mencapai Rp28,10 triliun hingga 31 Maret 2026 turun dari Rp28,79 triliun hingga 31 Desember 2025. (end)